Banner
Selasa, 03 November 2009 23:13
anggodo
Sosok Anggodo-Anggoro Dari Bos SDSB Hingga Motorola
Print E-mail
Gunawan A - klikp21.com   

JAKARTA – Anggodo Widjojo alias Ang Tju Nek dan Anggoro Widjojo alias Ang Tju Hong menjadi tokoh sentral dalam perseteruan KPK dan Polri. Siapa sesungguhnya Anggodo dan Anggoro ini. Berikut penelusurannya,

Yah kedua pengusaha ini memang sangat dikenal di era 80-an jaman SDSB dan menjadi sukses di Surabaya. Keduanya berawal dari kampung Kali Mati ,Surabaya (Kembang Jepun namanya saat ini ) .


Anggodo disegani lawan dan kawan, bahkan kerap dimasa mudanya suka berkelahi.”Gak ada yang berani dulu di kali mati sama Anggodo, dia suka main pukul,”jelas kawan semasa muda Anggodo yang tak berkenan disebut namanya.


Sedangkan Anggoro sang kakak lebih intelek dan kalem serta wawasan dan naluri bisnis yang unggul. Anggoro yang memang terlibat kesulitan keuangan ini adalah bos PT Masaro Radiokom yang kerap menjadi rekanan Departemen dalam sistem komunikasi terpada hingga menggandeng Motorola perusahaan radio komunikasi asal Amerika.


Kedua anak ini adalah putra dari Ang Gai Hwa alias Angka Wijaya di era 70an merajai Kalimati dalam bisnis besi dan Dinamo. Ang Gai Hwa dikenal supel dan mempunyai pergaulan luas dari berbagai kalangan.Selain meneruskan bisnis sang ayah, Anggodo dan Anggoro terus mengembangkan bisnis keluarga hingga menjadi besar di Surabaya.

Di era 80 jaman keemasan kupon togel Porkas dan SDSB, keduanya adalah agen Jawa Timur. Kedekatan dengan Roby Sumampauw membuat keduanya disegani. Jalinan para petinggi bos SDSB yang dekat dengan banyak pejabat pusat di Jakarta itu, Anggodo dan Anggoro mendapat keuntungan melimpah hingga dibelinya kompleks perkantoran dan hiburan Studio East di Simpang Dukuh, Surabaya.

Tutupnya SDSB tak membuat kedua penguasaha ini patah semangat, dengan kucing-kucingan mereka masih mempunyai percetakan dan kayu jati.Tahun 1990-2000, pebisnis kayu jati atau flooring (lantai kayu) di pulau Jawa hanya Anggodo yang merajainya termasuk dengan Perhutani, sosok Anggodo sangat akrab.

Awal 2000-an, bisnis dua bersaudara itu memasuki jaman hitech, mereka membangun PT Masaro Radiokom, dan lebih mengejutkan lagi mereka sukses menjadi agen pemasaran Motorola, perusahaan telekomunikasi papan atas asal Amerika. Sejak itu mereka kembali sering muncul di pergaulan pengusaha Surabaya, meski sebatas acara gathering dan entertainment.

Bahkan Anggodo tercatat memilik usaha parket (lantai kayu) dikawasan Driyorejo, Gresik, Jawa Timur dan rumah kuno tak jauh dari tugu Pahlawan di jalan Karet, Jawa Timur yang menjadi simbol kejayaan Anggodo-Anggoro.

Selain menguasai jaringan komunikasi, dan merancang sistem komunikasi radio terpadu (SKRT) Departemen. Bahkan para pelobi unggulpun dekat dengan Anggodo, seperti Ary Muladi dan Edi Sumarsono.”Banyak  yang telah dikerjakan bersama selama 20 tahu lebih dengan Ary Muladi,”jelas Anggodo seperti dikutip tvone saat wawancara.


Sumber klikp21.com sendiri saat mengikuti pemeriksaan KPK di Palembang mengenai kasus Tanjung siapi-api juga mengarah ke Anggoro Widjojo yang mempunyai kedekatan dengan petinggi di Sumatera Selatan dan mantan anggota DPR Komisi VI Yusuf Emir Faisal.

Yusuf diminta oleh Anggoro Widjaja untuk menyetujui usulan rancangan anggaran itu dan dijanjikan sejumlah uang. PT Masaro Radiokom adalah calon rekanan Dephut dalam proyek revitalisasi SKRT.Uang dari Anggoro yang disampaikan oleh David Angka Wijaya melalui Tri Budi Utami di ruang sekretariat Komisi IV DPR. Uang tersebut kemudian dibagikan kepada sejumlah anggota Komisi IV, yaitu Suswono (Rp50 juta), Muchtaruddin (Rp50 juta), dan Muswir (Rp5 juta).

Pada November 2007, Yusuf kembali menerima sejumlah uang dari Anggoro Wijoyo. Uang itu juga dibagikan kepada sejumlah anggota Komisi IV, yaitu Fachri Andi Laluasa (30 ribu dolar Singapura), Azwar Chesputra (5 ribu dolar Singapura), Hilman Indra (140 ribu dolar Singapura), Muchtaruddin (40 ribu dolar Singapura), dan Sujud Sirajuddin (Rp20 juta).


www.klikp21.com@2009 | Best Viewer By Mozilla Firefox

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Heri di heri@staff.klikp21.com,
Telp 021 55782519
 

Hukum & Politik

29/07/2010
SBY Kecewa dengan Kepala Daerah

article thumbnail

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku kecewa pada para kepala daerah yang dinilai tidak becus mengelola daerahnya. Kepala Negara m [ ... ]


28/07/2010
Eks Gubernur NTB Ditahan

article thumbnail

NTB - Setelah berkali-kali menolak dan melakukan perlawanan atas upaya eksekusinya, mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2004 – 2008, L [ ... ]


28/07/2010
Ratu Munawaroh Mundur dari DPR

article thumbnail

JAKARTA - Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR-RI, Ratu Munawaroh, yang bolos selama 10 kali dalam masa sidang paripurna DPR periode 5 Apri [ ... ]


28/07/2010
MUI : Korupsi Gunakan Pembuktian Terbalik

article thumbnail

JAKARTA - Penanganan korupsi juga menjadi sorotan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Mereka meminta aparat penegak hukum menggunakan pendekatan pembuktian [ ... ]


Lainnya

Alamat Redaksi

BANTEN PORTAL MULTIMEDIA
Tangerang City, Ruko Blok E No.19
Tangerang Banten 15000
Telp. 021 - 55782519
fax. 021 - 55782466
redaksi@staff.klikp21.com