News Lainnya
- SBY : Audit APBD Daerah yang Tak Tepat Sasaran
- Kisah Bocah yang Badannya Melengkung
- SBY Kecewa dengan Kepala Daerah
- Nadran ke XI digelar Pemkot Jakarta Utara
- Ada Sabu 2 kg, Apartemen mediterania Digerebeg
- Tumpahan Minyak Pertamina Banjiri Rumah Warga
- Dua Anggota Dewan Keroyok Orang Dipolisikan
- Dr Rudy Sutadi: “Istriku, Dr Lucky Aziza Bawazier Ternyata Berhati Serigala”
- Jelang Kebebasan dr Rudy dan Daftar Dosa Versi sang Eks Istri
- Jadwal Operasi Pasar DKI Jakarta
| Minggu, 25 October 2009 14:19 |
Pemerkosa Puluhan Ibu-ibu Dibekuk, Kemaluan Tersangka Jadi Bukti Pemerkosa Puluhan Ibu-ibu Dibekuk, Kemaluan Tersangka Jadi Bukti |
|
|
| Gunawan A - klikp21.com |
|
MEDAN - Sahra Solin (33), warga Jalan Bunga Rampai Simalingkar B, Medan Tuntungan dituding menjadi pemerkosa massal terhadap puluhan ibu-ibu di Deli Tua, Medan, Sumatera Utara. Sahra nyaris dibakar massa apabila tak diselamatkan polisi. Sahra diketahui melakukan pemerkosaan dan hendak mencuri di rumah tetangganya. Kapolsekta Deli Tua, AKP Yoris kepada wartawan Sabtu (24/10/2009) menjelaskan, Sahra Polin diamankan polisi dari amukan warga. Ia kepergok hendak mencuri di rumah R Sihombing, tetangganya sendiri. Sahra menduga rumah hanya dihuni oleh istri R Sihombing. Namun saat beraksi, rupanya R Sihombing berada di tempat.
R Sihombing curiga sehingga langsung meneriaki tersangka hingga warga langsung menghajar tersangka secara brutal. Emosi warga semakin memuncak, setelah tersangka mengaku hendak memperkosa isteri R Sihombing. Apalagi dalam pengakuannya, tersangka mengatakan sudah belasan wanita yang diperkosanya. Warga yang kesal langsung menelanjangi pelaku. Mereka juga mengarak pelaku keliling kampung. Sepanjang perjalanan itu, warga silih berganti memukuli pelaku bahkan sempat hendak dibakar. Beruntung aksi main hakim itu dapat dihentikan polisi. Dalam kondisi yang mengenaskan, pelaku langsung diboyong ke Polsek Delitua. ‘’Dari penelusuran di jajaran yang berada di wilayah hukum kita, ada puluhan wanita, kebanyakan ibu-ibu yang menjadi korbannya. Tapi saat ini ada empat saksi korban yang memastikan menjadi korban pemerkosaan tersangka. Ada korbannya tak berani datang membuat laporan ke kantor karena trauma,’’ jelas Yoris. Ia mengatakan, tersangka memasuki rumah yang hanya dihuni korban dengan memakai celana dalam. ‘’Jadi dia masuk ke rumah dengan memakai celana dalam saja dan berbekal pisau. Korban diancam untuk memegang kemaluan tersangka dan ketika dia memuncak baru diperkosa,’’ jelas Yoris seperti dikutip sumutpos. Dari aksinya ini, didapat bukti perbuatan tersangka. Sejumlah korban menyatakan di kemaluan tersangka ada terdapat bola-bola sebanyak tiga biji. ‘’Saat kita periksa memang ada guli-guli di kemaluan tersangka,’’ kata Yoris. Polisi masih terus mengembangkan kasus yang tergolong baru itu. Selain menjeratnya dengan pasal pencabulan, tersangka juga dikenai pasal yang mengatur perampokan dan pencurian. |
Informasi Pemasangan Iklan: hubungi Heri di heri@staff.klikp21.com, Telp 021 55782519 |
Hukum & Politik
| 29/07/2010 SBY Kecewa dengan Kepala Daerah JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku kecewa pada para kepala daerah yang dinilai tidak becus mengelola daerahnya. Kepala Negara m [ ... ] |
| 28/07/2010 Eks Gubernur NTB Ditahan NTB - Setelah berkali-kali menolak dan melakukan perlawanan atas upaya eksekusinya, mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2004 – 2008, L [ ... ] |
| 28/07/2010 Ratu Munawaroh Mundur dari DPR JAKARTA - Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR-RI, Ratu Munawaroh, yang bolos selama 10 kali dalam masa sidang paripurna DPR periode 5 Apri [ ... ] |
| 28/07/2010 MUI : Korupsi Gunakan Pembuktian Terbalik JAKARTA - Penanganan korupsi juga menjadi sorotan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Mereka meminta aparat penegak hukum menggunakan pendekatan pembuktian [ ... ] |
| Lainnya |




www.klikp21.com@2009 | Best Viewer By Mozilla Firefox